Have an account?


Selasa, 19 Maret 2013

SUKSESI “Capo di tutti Capi” BM

Ada hal menarik disela-sela RAKORNAS Brigade Manguni Jumat 08 Maret 2013 yang lalu. Tonaas Wangko Decky Maengkom yang kepemimpinannya akan berakhir pada tahun 2015 mendatang mengeluhkan usianya. Memangnya ada apa ? Semua anggota BM tahu “Wangko” bukan muda lagi. Itulah yang jadi menariknya. Wangko mengeluh begini : “qta so lebe tua,” keluh Pria Gentleman ini didepan Peserta RAKORNAS. “so saatnya ba pikir pengganti pa qta”. Para Petinggi BM yang duduk bersebelahan dengannya dimeja Pimpinan Rapat langsung memandang dengan serius kepada ”Capo di tutti Capi” (Boss dari para Boss) BM dengan serius. Mendengar pengakuan “Don Corleon” yang bernuansa suksesi itu para perserta RAKORNAS langsung menunggu lanjutan kalimat berikutnya dari Wangko. ”qt so lama keker-keker..” (amat-amati/pantau) kata Wangko sambil melirik kesamping kanannya. Yang duduk disamping kanan Wangko, ada dua Petinggi BM, Tonaas Borneo dan Tonaas Minahasa. ”Yang qta ada keker-keker, pengganti qta berikutnya adalah Tonaas Borneo”. Mendengar itu Farry A. Malonda hanya tersenyum. (“Dimana Langit dijunjung disitu Tanah dipijak”. Falsafah inilah yang selalu dipegang Farry Malonda. Untuk mengenal lebih dekat serta sepak terjang “Calon Don Corleon” – “Capo ditutti Capi” BM berikutnya Farry A. Malonda di Rantau Tanah Borneo, kita tunggu kisahnya di Posting berikutnya.)
Baca Selanjutnya - SUKSESI “Capo di tutti Capi” BM

RAKORNAS BRIGADE MANGUNI

Pada hari Jumat 08 Maret 2013 bertempat di Hotel Sahid Kawanua Manado Peserta RAKORNAS Brigade Manguni Indonesia mendapat ‘Ilmu’ dari dua narasumber yang kompeten. Narasumber pertama disampaikan Dandim Letkol.Inf.INDARTO KOESNOHADI,SIP.MH. dengan Materi BELA NEGARA. Dalam materinya INDARTO memaparkan tentang 4 Pilar (Pancasila, UUD 45, NKRI, Bhineka Tunggal Ika) dalam mempertahankan NKRI. Kaitannya dengan Ormas Brigade Manguni, INDARTO memberi petuah agar dalam menjalankan aktifitas organisasi harus wajib membangun Reputasi dan Integritas. Selain itu harus menjaga nilai-nilai moral dan ksatria. Demikian juga Brigade Manguni selaku Ormas Adat harus memperhatikan kearifan lokal. Di session kedua Peserta RAKORNAS juga mendapat materi tentang usaha bisnis dari Narasumber seorang Pengusaha ternama, yaitu JOHN HAMENDA. Peserta RAKORNAS yang mewakili DPD-DPD BMI se-Indonesia sangat antusias mendengarkan pemaparan dari JOHN HAMENDA yang membuka rahasia tentang kiat-kiat dalam meraih sukses dibidang usaha. JOHN HAMENDA yang juga dalam komposisi kepengurusan BMI telah bergabung sebagai Anggota Dewan Penasehat, banyak memberikan usul-usul yang konstruktif demi kemajuan Organisasi. Bekal pengalamannya sebagai Pengusaha papan atas sangat menguntungkan bagi BMI. Bahkan ia telah merintis usaha modern dibidang pertanian di Wilayah Bolmong dengan menyisikan 10 persen keuntungan untuk BMI. Disamping itu, dalam waktu dekat John Hamenda telah merencanakan usaha swalayan dengan nama “MANGUNI MART”, begitu janji John Hamenda kepada Petinggi BMI yang serius menyimak pemaparannya dan juga langsung disambut dengan aplaus perserta RAKORNAS. Setelah selesai session kedua Para Peserta langsung mengikuti RAKORNAS. Rapat dipimpin Tonaas BORNEO Farry A.Malonda, didampingi Tonaas Wangko Decky Maengkom dan Petinggi BMI lainnya. Dalam Rapat tersebut setiap DPD menyampaikan laporan kegiatan setiap DPD. Pengurus Dewan Pimpinan Tonaas (DPT) BMI dalam Rapat tersebut menyampaikan bahwa Kartu Anggota dan Kartu Pengurus BMI sudah siap untuk dicetak, karena Alat Cetak telah tersedia. Untuk itu setiap DPD segera mendata setiap Anggota dengan mengisi Formulir yang telah disiapkan. Penyampaian DPT tersebut langsung disambut dengan gembira oleh Peserta dan Peninjau RAKORNAS, Kartu Anggota memang jadi dambaan setiap anggota BMI hingga saat ini karena setiap tahun / setiap ada kegiatan BM seperti RAKORNAS selalu yang dipersoalkan adalah kapan DPT menerbitkan Karta Anggota BM. Semoga Anggota semangat kembali. “ I Yayat U Santi !!!”
Baca Selanjutnya - RAKORNAS BRIGADE MANGUNI

PANGLIMA BRIGADE MANGUNI

Salah satu komitmen Ormas Brigade Manguni Indonesia (BMI) dalam mempertahankan NKRI telah membentuk beberapa Devisi diantaranya Devisi INTELEJEN dan Devisi BELA NEGARA. Tepat di hari ulang tahun Brigade Manguni Indonesi (BMI) ke-XI Sabtu 9 Maret 2013 bertempat di Ratahan Kabupaten Minahasa Tenggara (MITRA) Tonaas Wangko Decky Maengkom telah melantik Pasukan Devisi BELA NEGARA dengan Panglimanya JOHN R. SUMUAL, SE.SH. Diangkatnya John R. Sumual sebagai Panglima Tinggi Devisi Bela Negara Brigade Manguni karena figur JOS begitu sapa-an akrabnya, dianggap layak dan mampu mengemban tugas kemasyarakatan. Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Ketua DPRD Kabupaten Minahasa Selatan dan Ketua Partai Demokrat MINSEL telah teruji komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat, sehingga dia layak menyandang gelar sebagai Panglima Tinggi Bela Negara Brigade Manguni, tandas Tonaas Wangko Decky Maengkom dalam sambutannya. John R. Sumual, SE.SH. usai pelantikan menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya, bahkan dirinya berjanji akan terus berjuang, mengabdi untuk Brigade Manguni Indonesia. “ Ini satu kehormatan buat saya”, ujar JOS yang digadang-gadang dan telah siap maju merebut kursi MINSEL 01 pada PILKADA MINSEL mendatang. “dengan status ini saya berjanji akan terus menjadi pemimpin yang terus berjuang untuk negara, Sulut, terlebih khusus untuk Minsel tercinta,” tandas Putra Suluun ini dengan mantap. I Yayat U Santi !!!! - karapi.(eric)
Baca Selanjutnya - PANGLIMA BRIGADE MANGUNI

Rabu, 26 Mei 2010

TONAAS WANGKO BRIGADE MANGUNI KECAM KEHADIRAN TIM DEPKUM & HAM

Sikap Ormas Adat Brigade Manguni yang menentang penggantian Logo Kabupaten Minahasa Tenggara (MITRA) dari burung MANGUNI ke Burung Merpati tetap konsisten. Hal ini dapat dilihat dari sikap aksi-aksi Demo yang dilakukan Ormas Brigade Manguni.

Baru-baru ini sikap menentang penggunaan Logo "PEMULIHAN" dengan gambar burung Merpati ditunjukan Tonaas Wangko Brigade Manguni DECKY MAENGKOM dengan mengecam kehadiran Tim dari Departemen Hukum dan HAM baru-baru ini. Kehadiran Tim dari DepKum & HAM adalah menindak lanjuti Konsultasi Pemkab Mitra yang mempermasalahkan Pembatalan Mendagri terhadap Perda Logo Kabupaten MITRA.
Tim DepKum & HAM yang seharusnya datang langsung ke Daerah Mitra batal datang dan memilih pertemuan dengan Pemkab Mitra diadakan di Manado karena Ormas BM sedang menunggu di Mitra untuk melakukan Demo Penolakan.
DECKY MAENGKOM menuding Bupati Mitra TELLY TJANGGULUNG ingin menghancurkan Adat Minahasa. "Seharusnya Bupati Mitra harus menghormati keputusan Mendagri. Sesuai dengan Perda, lambang Merpati telah ditolak Pemerintah Pusat, lewat surat Kepmendagri Februari lalu" tandas Tonaas BM, Decky Maengkom. Ia menambahkan, Brigade Manguni sebagai Ormas Adat Minahasa menolak keras pemberlakuan Logo PEMULIHAN itu.
DECKY MAENGKOM, yang pada Musyawah Adat Wangko (Musawang) terpilih kembali sebagai Tonaas Wangko BM menyatakan bahwa sikap Telly Tjanggulung yang tetap ngotot mempertahankan Logo burung Merpati sebagai lambang Daerah Mitra bisa membuat instabilitas di Sulut. "Seharusnya Bupati legowo menerima aspirasi rakyatnya yang tetap menginginkan Lambang Mitra dikembalikan ke lambang yang lama yaitu MANGUNI. Dan bukan menciptakan suasana tidak kondusif antara Bupati dan rakyatnya sendiri" pungkas Decky Maengkom yang sangat disegani anggota BM.
Baca Selanjutnya - TONAAS WANGKO BRIGADE MANGUNI KECAM KEHADIRAN TIM DEPKUM & HAM

Selasa, 18 Mei 2010

BRIGADE MANGUNI GO INTERNASIONAL

Hampir saja Blog BRIGADE MANGUNI ini saya musnakan dari rotasi belantara dunia maya karena tampilan templates mengalamai error. Saya sudah berusaha memperbaiki dengan keterbatasan pengetahuan soal HTML(bahasa kode untuk program Internet). Koleksi Templates di file "GALERI TEMPLATES" yang saya download selama surving di dunia maya sudah saya coba pasang di Blog BM ini tapi tetap saja error. Templatesnya melorot kebawah menyatu ke sidebar kiri dan itu sangat memalukan sekaligus tidak elok dipandang apalagi dikujungi tamu dari Mancanegara.
Padahal lantaran Blog Brigade Manguni ini saya pernah didatangi Turis dari Negara Paman Sam (AS) untuk di wawancarai menyangkut Budaya Minahasa termasuk eksistensi ORMAS BRIGADE MANGUNI yang gaungnya ternyata sudah Go Internasional.
DPT Brigade Manguni dengar2 memang sudah dihubungi Masyarakat Kawanua di berbagai Negara termasuk di Jepang dan Negerinya Barack Obama untuk melantik Pengurus BM di Amerika Serikat. Dan lagi...ini ada bocoran... nd lama lagi BM akan merambah Israel. Nah, kalu BM so di Israel pasti Mossad juga akan jadi Anggota BM. He..he..he...jangan dulu katu' percaya karena itu baru sebatas Issu...

Lanjut...mengenai si-Turis dari Amrik yang ternyata Kandidat Doktor dari Universitas Honolulu Hawaii itu rupaya jadi Pengunjung tetap Blog BM ini. Nah, karena belakangan Blog ini mengalami kerusakan wajah (Templates), maka si Bule berwajah mirip Jenniver Lopez (JLO)ini mengirimi saya email begini "Lho...? Eric koq situs BM jadi jelek sih?" tentu saja dalam bahasa makatana mereka (Bah.Inggris) saya jadi malu membaca email si berwajah mirip JLO itu. Saya kirim jawaban begini "I Yayat U Santi !!!" (artinya bukan Saya Yayat Engkau Santi !!!) saya akan usahakan perbaiki wajah BM Miss JLO" gurau saya pada email jawaban. Selanjutnya JLO menjawab via email lagi : "Nanti kalu di Negeriku udah ada BM saya akan masuk jadi Anggota" he..he...he...boleh juga nih bule JLO.

Jadi lantaran email JLO itu semangat saya untuk merenovasi templates Blog BM kembali bangkit. Bukan juga karena email itu tapi karena Blog BM ini telah masuk halaman 1 GOOGLE dengan sekali memasukan kata kunci "BRIGADE MANGUNI" dan Blog BM ini muncul dideretan halaman 1. Co ngoni tes sendiri kwa...

Akhirnya Templates/wajah Blog BM ini dapat saya perbaiki walau masih banyak kekurangan yang perlu di poles "sadiki". Wajah dan body Blog BM ini agak elok sadiki dipandang. Walau nd se-elok wajah dan semirip body JLO. Tapi so nd malu-maluin...gt.
Baca Selanjutnya - BRIGADE MANGUNI GO INTERNASIONAL

Rabu, 10 Juni 2009

PRESS RELEASE BM KALIMANTAN

PRES RELEASE

BRIGADE MANGUNI KALIMANTAN


I YAYAT U SANTI........!!!

Sehubungan dengan kembali mencuatnya persoalan Ambalat, karena manuver Malaysia, maka BRIGADE MANGUNI INDONESIA Wilayah Kalimantan bersama KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALIMANTAN menyampaikan pernyataan sikap :


1. Bahwa bertitik tolak pada kesepakatan bilateral tentang pembagian perbatasan wilayah NKRI yang ditandatangani (oleh kedua belah pihak, bukan secara sepihak oleh Malaysia), maka telah disepakati bahwa Ambalat masuk kedalam wilayah NKRI, maka sehubungan dengan hal tersebut apapun alasannya Ambalat adalah bagian integral yang tidak terpisahkan dan tdak mungkin terpisahkan dari wilayah kedaulatan NKRI;

2. Bahwa karena Ambalat merupakan kedaulatan NKRI, maka berbagai bentuk upaya provokasi yang dilakukan oleh Malaysia atau Negara manapun, HARUS DILAWAN DAN DITUMPAS sampai keakar-akarnya;

3. Bahwa sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat dalam pergaulan internasional, memang wajib bagi kita untuk mengedepankan upaya diplomatic, untuk menyelesaikan melalui jalur diskusi secara elegan, tetapi sebaiknya kita perlu menegakkan pemahaman yang sama diantara Malaysia dan Indonesia, bahwa Ambalat adalah milik NKRI dan bukan milik siapapun juga, sehingga masuk kedalam wilayah NKRI tanpa “permisi” adalah bentuk terhadap pelanggaran kedaulatan suatu Negara (NKRI), jadi ketika upaya diplomatic terus mebrjalan, tetapi ternyata Malaysia secara sepihak telah terus menerus memprovokasi kita dengan berulang kali memasuki wilayah NKRI dengan kapal perang dan pesawatnya maka seharusnya hal ini ditindak lanjuti bukan saja dengan cara diplomatic tetapi peringatan keras bahwa kalau mereka (Malaysia) melakukan hal itu lagi dan TNI menyatakan Perang, maka kami Pasukan Adat Bela Negara BRIGADE MANGUNI INDONESIA Wilayah Kalimantan bersama KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALIMANTAN siap menjadi Relawan Membantu TNI untuk BERPERANG;

4. Bahwa dalam konteks itu, BRIGADE MANGUNI Wilayah Kalimantan menyatakan siap PERANG melawan Malaysia ketika mereka mencoba untuk mengganggu apalagi mengambil wilayah Ambalat. Segala upaya Malaysia untuk mengclaim Ambalat adalah miliknya, harus kita lawan, harus kita “perangi” sampai tuntas demi tegaknya NKRI, karena bagi kami sepenggal wilayah NKRI yang berada diujung bumi sekalipun adalah “warisan” dari Tuhan untuk anak cucu manusia Indonesia, dan karenanya kami siap untuk mempertahankannya hingga titik darah penghabisan;

5. Bahwa dengan hal yang sama, pada bulan Maret Tahun 2005, dihadiri oleh ribuan Pasukan Adat Bela Negara BRIGADE MANGUNI INDONESIA bersama KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALIMANTAN juga telah melakukan apel akbar di Lapangan Sparta Tikala Manado untuk menyatakan kebulatan tekad mempertahankan sampai titk darah penghabisan setiap jengkal tanah NKRI dari ancaman pihak Malaysia;

Mari menjadi bangsa yang bermartabat sekaligus dihormati oleh bangsa-bangsa lain karena kita NKRI memiliki berbagai kekuatan dari Tuhan Yang Maha Kuasa (Opo Empung Wailan Wangko) dan kemampuan phisik serta pikiran manusia Indonesia, sebagai bangsa yang besar sebagai bangsa yang kuat, untuk mempertahan wilayah NKRI dan membalas “serangan” pihak asing atas wilayah NKRI.


Merdeka …!!!


SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA….SELAMA HAYAT MASIH DIKANDUNG BADAN, KITA TETAP SETIA, TETAP SETIA, MEMPERTAHANKAN INDONESIA, KITA TETAP SETIA, TETAP SETIA, MEMBELA NEGARA KITA”


I YAYAT U SANTI………!!!


BRIGADE MANGUNI WILAYAH KALIMANTAN:

AP. FARRY A. MALONDA (TONAAS BM BORNEO )

WURI SUMAMPOUW, SH ( SEK-JEN BM KALIMANTAN )


KOMANDO PERTAHANAN ADAT DAYAK KALTIM:

YULIANUS HENOQ SUMUAL SH, Sth. (PANGLIMA)

AIKUL PALIT SH. (SEKRETARIS)


Baca Selanjutnya - PRESS RELEASE BM KALIMANTAN

Selasa, 26 Mei 2009

FRONT PEMBELA ISLAM KOTA BITUNG DILANTIK VIA PONSEL

Pernyataan Sikap seluruh Ormas Adat Kota Bitung dengan Menolak kehadiran Front Pembela Islam di Kota Bitung yang dibacakan dalam Apel Adat pada tanggal 23 Mei 2009 tidak dihiraukan oleh Ormas FPI. Pada hari dan tanggal yang sama ternyata Pengurus Front Pembela Islam Kota Bitung telah dilantik oleh Pengurus FPI pusat melalui Ponsel.
Pelantikan Pengurus Front Pembela Islam (FPI) kota Bitung dibenarkan oleh Juru Bicara FPI Kota Bitung, Rio E. Turipno. Dikatakan Rio E. Turipno, pelantikan Pengurus FPI Kota Bitung dilaksanakan di Mesjid Agung Nurul Huda dan yang melantik adalah KH Ahmad Shabari Lubis Sekjen FPI Pusat serta difasilitasi DPD FPI Propinsi Sulut.
Menurut Rio, Jubir FPI Kota Bitung "Apapun yang terjadi, pelantikan ini harus dilakukan. Sekjen FPI juga mengatakan apabila ini dipermasalahkan Kepolisian dan Pemerintah setempat, silakan menuntut DPP FPI Pusat".
Pelantikan FPI Kota Bitung menurut Rio, dihadiri Wakil Ketua DPD FPI Propinsi, Ustad Abdul Rahman Laita, Sekretaris DPD FPI Propinsi,Dolfi Paath, dan Ketua Majelis Syuro FPI Propinsi, H Subari M Nur.
Ormas Adat Kota Bitung yang menyatakan menolak kehadiran FPI di Kota Bitung masing-masing : Brigade Manguni, Milisi Waraney, Waraney Esa, Pakasaan, Gemistal, Trisula, Kawatuan Remboken.
Baca Selanjutnya - FRONT PEMBELA ISLAM KOTA BITUNG DILANTIK VIA PONSEL

Jumat, 22 Mei 2009

ORMAS ADAT DI KOTA BITUNG MENOLAK KEHADIRAN FRONT PEMBELA ISLAM

Brigade Manguni Bitung bersama Ormas Adat yang ada di Kota Bitung akan mengadakan Apel Adat di Lapangan Maesa Bitung pada hari Sabtu, tanggal 23 Mei 2009. Apel Adat bersama seluruh Ormas Adat di Kota Bitung dilaksankan dalam rangka menyikapi persoalan yang terjadi di Kota Bitung. Sebagaimana diketahui, bahwa pada hari Sabtu tanggal 23 Mei 2009, Front Pembela Islam (FPI) akan mengadakan Deklarasi di Kota Bitung. Dalam Apel Adat tersebut akan dibacakan pernyataan sikap seluruh Ormas Adat untuk Menolak Kehadiran Front Pembela Islam (FPI) di Kota Bitung.
Baca Selanjutnya - ORMAS ADAT DI KOTA BITUNG MENOLAK KEHADIRAN FRONT PEMBELA ISLAM

Selasa, 12 Mei 2009

PERNYATAAN SIKAP BRIGADE MANGUNI KALIMANTAN

PRESS RELEASE

“STOP WACANA MENGGANTI LAMBANG BURUNG MANGUNI DENGAN LAMBANG YANG LAIN”
Mencermati berbagai wacana yang dihembuskan beberapa kalangan, baik dari unsur Legislatif maupun unsur Eksekutif di Kabupaten Minahasa Tenggara, tentang Wacana untuk merubah LAMBANG KABUPATEN MINAHASA TENGGARA, maka dengan ini KOORDINATOR ORMAS ADAT BRIGADE MANGUNI INDONESIA WILAYAH KALIMANTAN menyatakan sikap untuk dijadikan perhatian yang sangat serius sebelum mengambil suatu keputusan.


PERNYATAAN SIKAP tersebut antara lain :
1. Siapapun yang mengambil inisiatif untuk merubah Lambang Kabupaten Minahasa Tenggara supaya kembali berpikir arif dan bijaksana serta berhikmat! Hal ini penting disampaikan, karena apabila wacana ini kemudian dibiarkan dan kemungkinan untuk diwujudkan maka, banyak tinjauan mendasar dari berbagai factor yang WAJIB DIPERHATIKAN KEMBALI, bila tidak maka generasi berikut dari generasi penerus masyarakat Minahasa, khususnya Kabupaten Minahasa Tenggara, akan kehilangan sejarah penting terhadap perkembangan bangsa dan kaumnya sendiri;

2. Mengganti Lambang suatu daerah, adalah suatu hal yang tidak saja bersinggungan dengan kepentingan kelompok tertentu, pemimpin tertentu atau waktu tertentu saja, tetapi berdampak pada berbagai sisi kehidupan manusia. Mari lihat dan pertimbangkan dari Sejarah terbentuknya Minahasa, kemudian dilihat dari factor Filosofis awal ketika menetapkan Lambang itu, kemudian dilihat lagi dari sisi Makna Kaedah Kebiasaan Masyarakat dengan Lambang Manguni itu, kemudian bagaimana dengan Keterikatan Emosional antara Lambang Manguni dengan masyarakat Minahasa pada umumnya, dan masyarakat Minahasa Tenggara pada khususnya, dan itu belum termasuk dengan Nilai Nilai Perjuangan yang dirasakan oleh masyarakat dengan Lambang Manguni itu;

3. Kehawatiran, kegelisahaan dan ketakutan yang sangat mendalam juga dirasakan, bahwa penggantian Lambang itu akan bermuara pada hilangnya budaya leluhur yang sangat dijunjung tinggi oleh generasi Toar dan Lumimuut di Minahasa, dan apa yang akan kita katakana pada anak cucu kita tentang sejarah Minahasa apabila ada bagian penggalan sejarah yang ternyata hilang atau bahkan “sengaja dihilangkan”;

4. Dengan berbagai factor tersebut, KELUARGA BESAR BRIGADE MANGUNI WILAYAH KALIMANTAN beserta seluruh jajaran Pengurus, Anggota dan simpatisannya, MENYERUKAN untuk STOP MELANJUTKAN WACANA PENGGANTIAN LAMBANG BURUNG MANGUNI DALAM LOGO KABUPATEN MINAHASA TENGGARA.

5. Ada banyak cara untuk berbuat yang terbaik bagi bangsa dan kaum di bumi Minahasa Tenggara, tetapi pasti BUKAN DENGAN MENGGANTI LAMBANG BURUNG MANGUNINYA.

6. Kami juga adalah generasi penerus pemilik adat dan budaya Minahasa, kalau kami saja yang dirantau TERUS MEMLIHARA, MELESTARIKAN dan begitu bangga pada berbagai adat istiadat, symbol-simbol Minahasa, maka seharusnya para pengambil kebijakan di Minahasa Tenggara harusnya memiliki “rasa yang lebih” untuk terus menjaga kelangsungan dan lestarinya, adat istiadat serta symbol symbol masyarakat Minahasa, khususnya Minahasa Tenggara, kini dan selamanya!

I YAYAT U SANTI……………………..

KOORDINATOR WILAYAH

BRIGADE MANGUNI

KALIMANTAN

TONAAS BORNEO - SEKRETARIS

Ttd

AP. FARRY A. MALONDA. WURI SUMAMPOUW, SH

Baca Selanjutnya - PERNYATAAN SIKAP BRIGADE MANGUNI KALIMANTAN